Di Jalan Dakwah Kami Melangkah

13 07 2010

Saudaraku, tinggalkan kesedihan dihatimu karena Sesungguhnya engkau sedang meniti jalan kebahagiaan hakiki 

Pagi-pagi setelah munajat ke Rabbnya dan tilawah, dia sudah siap-siap berangkat ke kampus bukan langsung untuk mengisi ruang kuliah tapi untuk rapat (syuro), kajian dan lain sebagainya yang merupakan aktivitas dakwahnya, dikala sebagian temannya masih khusyu’ diatas kasurnya dan bermain-main dialam mimpi. Begitulah kesehariannya, aktivitas dakwah sudah menjadi bagian yang tidak terpisah lagi dari hidupnya. Dakwah sudah menjadi pilihan jalan hidupnya, dakwah menjadi jalan baginya untuk menggapai kebahagiaan sejati dari Rabbnya.

Wahai saudaraku, sesungguhnya jalan dakwah ini bukan hanya kebutuhan tapi sudah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan. Jalan dakwah inilah yang telah dilalui oleh para Rasul Allah SWT, para sahabat, tabiin, salafus shalih dan orang-orang shaleh. Dengan jalan dakwah inilah kita akan mendapatkan nikmat Allah SWT yang sangat besar. Bahkan nikmat dalam berislam, iman dan persaudaraan akan semakin engkau rasakan kenikmatannya melalui dakwah ini. Karena dakwah adalah amal terbaik yang dapat memunculkan potensi diri dan memelihara keimanan yang kita miliki. Dakwah merupakan amal yang dapat memotivasi kita selalu meningkatkan ibadah dan kualitas diri kita. Orang-orang yang melaksanakan dakwah ini akan mendapatkan berkah dalam ridha Allah SWT, mendapatkan cinta Allah SWT, memperoleh rahmat-Nya, serta akan menerima balasan yang terus menerus dan berlipat ganda dari Allah SWT. Baca entri selengkapnya »

Iklan




Skala Prioritas Amal

5 07 2010

Secara umum skala prioritas suatu amal dalam pandangan dan timbangan fiqih prioritas perlu memperhatikan beberapa kaidah yang bisa memaksimalkan amal tersebut. Kaidah-kaidah ini pula yang bisa digunakan agar amal-amal yang dilakukan memiliki kualitas yang baik. Diantara kaidah dan skala prioritas amal adalah:

  1. Memprioritaskan amal yang kontinue, terus menerus, berkesinambungan dibanding amal yang teputus.
  2. Memprioritaskan amal yang manfaatnya luas bagi orang banyak dibanding amal yang manfaatnya terbatas.
  3. Memprioritaskan amal yang manfaatnya panjang atau lama dibanding amal yang manfaatnya pendek.
  4. Memprioritaskan amal-amal hati dibanding amal-amal yang sifatnya dzohir atau fisik.
  5. Memprioritaskan amal sholeh disaat banyak fitnah.

Kelima kaidah tersebut seandainya bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya, insya Allah membuat sebuah amal yang dilakukan jauh dari kesia-siaan, berdampak atau menimbulkan manfaat yang luas dan panjang, serta yang paling penting mudah-mudahan amal tersebut bisa diridhoi dan diterima oleh Allah. Baca entri selengkapnya »