Problematika Dakwah

21 03 2011

“Problematika kaum Muslimin saat ini bukan disebabkan jumlah mereka yang kurang. Problematika dakwah Islamiyah hari ini tidak terletak pada minimnya jumlah orang yang komit dengan keislamannya di tengah umat yang banyak meninggalkan sholat, berbuat bid’ah dan membawa pemikiran-pemikiran kafir. Karena di setiap kawasan Islam masih ada pemuda-pemuda baik yang banyak jumlahnya. Tetapi masalah yang sebenarnya adalah mereka tidak mendeklarasikan keislaman mereka dan tidak berdakwah, atau berdakwah namun tanpa koordinasi diantara mereka… berjalan sendiri-sendiri.”

_TitikTolak_ [LandasanGerakAktifisDakwah]

Iklan




Salah Pergaulan (Ikhwan-Akhwat) #1

4 10 2010

Kegombalan di Kalangan Aktivis Dakwah

Nih dia yang ditunggu-tunggu. Hehehe…

Hal yang sangat menarik salah satunya adalah menyimak romantika di dunia aktivis dakwah. Di antara sebegitu banyak yang memiliki komitmen perjuangan, ada juga beberapa yang suatu saat kadang tergelincir pada jebakan interaksi ikhwan-akhwat. Karena memiliki amanah yang sama, sesama pengurus harian lembaga, atau berada dalam satu bidang, bisa juga dalam satu kepanitiaan, membuat interaksi kerja menjadi lebih intens.

Intensitas hubungan kerja itu suatu saat dapat menumbuhkan benih-benih simpati atau bahkan cinta di antara ikhwan dan akhwat. Hal ini bisa jadi fenomena yang wajar, karena cinta kepada lawan jenis itu fitrah manusia, katanya. =====Tapi meski fitrah, tetap aja ada resikonya, terutama pada keikhlasan beramal, sehingga bila ada bibit riya’ dan ujub bisa menghanguskan pahala yang seharusnya didapat. Namun jika ternyata tidak dapat mencegah adanya perasaan seperti itu, ya harus berusaha menjaga keikhlasan, dan tetap simpati (simpan dalam hati). Apabila perasaan itu telah mewujud pada realisasi amal, baik lisan maupun perbuatan, maka tak ayal akan terjadi juga gombalisasi di sini.

Sering seseorang ingin mengekspresikan atau menyampaikan perasaannya yang sedang membuncah karena cinta. Bagi aktivis dakwah, hal seperti ini mustinya disimpan rapat-rapat dalam lubuk hatinya, jangan sampai si “dia” memergoki adanya perasaan itu. Gengsi dong!! Namun suatu saat pertahanan itu bisa jebol manakala perasaan itu makin menjadi-jadi sedang keimanan dalam kondisi menurun. Maka lahirlah sebentuk perhatian pada si “dia”, baik berupa nasehat, tausiyah, pujian, menanyakan sesuatu (baik tanya beneran atau pun pura-pura bertanya hayoo…) atau sekadar menanyakan kabar. Entah itu lewat SMS, telpon, saat chatting, via e-mail … bisa juga dalam rapat koordinasi.

Dari pengamatan, yang paling banyak terjadi adalah adanya gombalisme via SMS, kita sebut saja sebagai SMS gombal. Kita simak contoh SMS-SMS ini…. Baca entri selengkapnya »





Apa Kapasistas Antum…!!!

17 06 2010

oleh: Masdar D

Hari gini nanya kapasitas…kapasitas hardisk, RAM, Flash disk, ha…ha…ha…? Tukas sang ikhwah A. Ikhwah B pun terdiam. “ Akhy kita ini da’i loh..jadi harus saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran dan kapasitas kita ya sama-sama memiliki amanah untuk mengajak orang lain kepada jalan yang benar, meluruskan, ya klo apa yang sudah kita sampaikan tidak diterima ya ndak pa2 toh”, kata ikhwah A. “Tapi kan ini dalam koridor tanzim atau struktur, jadi jangan sembarangan klo memberi nasihat, liat-liat dulu, siapa yang antum beri nasihat, dia itu kan mas’ul/MS/qiyadah”,

Baca entri selengkapnya »